Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Irvansyah Hadiri Pelepasan Liaran Satwa yang Dilindungi

Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Irvansyah Hadiri Pelepasan Liaran Satwa yang Dilindungi
Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah S.H., CHRMP., M.tr.(opsla), bersama Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat Jhony Santoso., S.Hut., M.Agr, dan General Manager PT. Kilang Pertamina Internasional, Yusuf Mansyur melepas liarkan kembali satwa yang dilindungi di hutan Taman Wisata Alam Km.14 Sorong, Papua Barat. Foto: Dispen Koarmada III/Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

Sorong, abadi.co.id - Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah S.H., CHRMP., M.tr.(opsla), bersama Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat Jhony Santoso., S.Hut., M.Agr, dan General Manager PT. Kilang Pertamina Internasional, Yusuf Mansyur melepas liarkan kembali satwa yang dilindungi di hutan Taman Wisata Alam Km.14 Sorong, Papua Barat pada Kamis, (27/10/2022). 

Pada kesempatan tersebut, kembali dilepaskan 83 ekor satwa jenis burung di hutan Taman Wisata Alam.

Adapun satwa yang dilepas liarkan kembali adalah  20 ekor burung kakatua Jambul kuning (Kakatua Galerita) dan 41 ekor kasturi kepala hitam (Lorius  Lory).

BACA JUGA: Personel Satgas Yonif 126/KC Ajak Anak-anak Papua Masak dan Makan Kuliner Khas Sumatera

Kemudian sembilan ekor nuri Hitam (Chalcopsitta Atra), tujuh ekor nuri kelam (Pseudeos Fuscata) dan satu ekor Nuri Ara Dada Jingga (Chiclopsitta Gulielmetti).

Dan lima ekor Mino Muka Kuning (Mino Dumontii), yang mana kesemuanya adalah satwa endemik asal Tanah Papua yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Satwa-satwa yang dilepasliarkan tersebut juga merupakan translokasi, hasil serahan dari masyarakat, dan hasil patroli Polisi Kehutanan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Papua Barat. 

Setelah pelaksanaan kegiatan tersebut  Pangkoarmada  III, Kepala Balai Besar KSDA Papua Barat dan General Manager PT. Kilang Pertamina internasonal juga berkunjung ke Arboretum Anggrek.

Pada kesempatan tersebut, mereka menanam pohon angrek di Arboretum anggrek di Taman Wisata Alam, Sorong.