Cara Membuat Surat Kuasa Dengan Baik Dan Benar

2 min read

Surat kuasa merupakan surat yang berisi pemberian wewenang atau kuasa kepada seseorang untuk melakukan sesuatu seperti yang dimaksudkan dalam surat. Biasanya surat ini diberikan oleh seseorang yang memiliki kesibukan tertentu kepada orang yang terpercaya. Surat kuasa ini diberikan karena seseorang tidak dapat melakukan suatu hal, sehingga harus diwakilkan kepada orang lain. Pada umumnya, surat kuasa ini digunakan untuk mengurus berbagai permasalahan administrasi.

Hasil gambar untuk gambar surat

Surat kuasa sangat penting di buat jika seseorang tidak dapat melakukan suatu tugas ataupun kegiatan, namun tetap ingin menyelesaikannya. Maka dari itu seorang tersebut harus memberikan wewenang kepada orang lain untuk mewakili dirinya dalam menyelesaikan tugasnya, sehingga surat kuasa akan menjadi kunci agar orang yang telah diberi kuasa dapat mewakili si pemberi kuasa. Sebagai contoh jika kalian ingin mengurus pajak harta pribadi kalian, sementara saat itu kondisi kalian sedang tidak sehat. Kalian dapat memberikan kuasa kepada seseorang untuk mengurus pajak tersebut melalui surat kuasa. Pemberi kuasa dan penerima kuasa dapat berupa seseorang, pemangku jabatan dan organisasi ataupun perusahaan.

Surat kuasa sendiri dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

  • Surat kuasa perseorangan adalah surat kuasa yang di berikan oleh seseorang kepada orang lain atau perusahaan untuk melakukan kegiatan yang sifatnya kepentingan pribadi si pemberi wewenang, seperti pengurusan bayar pajak, bayar listrik, pengambilan barang, pengambilan gaji, dan yang lainnya.
  • Surat kuasa kedinasan adalah surat yang di berikan oleh organisasi baik organisasi masyarakat, perusahaan swasta dan intansi pemerintah kepada orang ataupun pemangku jabatan tertentu untuk menjalankan tugas atas nama pimpinan ataupun organisasi tersebut.
  • Surat kuasa istimewa adalah surat yang diberikan kepada seseorang ataupun pihak lain untuk dapat mewakili pemberi kuasa dalam masalah hukum. Biasanya surat kuasa istimewa diberikan oleh orang yang terlibat masalah hukum kepada pengacara ataupun lembaga bantuan hukum untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.

Hal-hal yang harus ada dalam surat kuasa adalah sebagai berikut :

  1. Judul dan nomor surat
  2. Nama/organisasi pembuat surat kuasa
  3. Nomor surat (opsional)
  4. Identitas pemberi kuasa
  5. Penerima kuasa
  6. Hal yang akan dilimpahkan/dikuasakan
  7. Tanggal & waktu pembuatan surat kuasa
  8. Tanda tangan pemberi dan penerima kuasa
  9. Materai sebagai simbol kekuatan hukum

Cara Membuat Surat Kuasa :

  • Dalam membuat surat kuasa yang berbentuk perseorangan, maka untuk pembuatannya harus tidak terdapat untuk paksaan sedikit pun dari orang atau pihak lain dan juga diberikan kepada orang yang dapat dipercaya untuk melaksanakan suatu hal yang tertera didalam surat kuasa tersebut.
  • Jika surat kuasa tersebut dibuat oleh perseorangan, maka kalian tidak perlu mencantumkan nomor surat. Akan tetapi jika seandainya untuk suatu keperluan dinas maka harus tetap disertakan nomor surat.
  • Apabila surat kuasa yang dibuat tersebut untuk kepentingan masalah uang misalkan untuk pengambilan gaji atau honorarium, maka lebih baiknya jika surat tersebut telah diakui oleh suami, istri, anak, saudara kandung dan orang tua atau beberapa orang terdekat kalian. Selain itu juga tidak perlu menyerahkan materi atau kertas segel, kecuali apabila ada ketetapan dari pihak yang berhubungan maka harus tetap menyerahkan materi atau kertas segel dapat ditambahkan materai.
  • Semua data informasi orang yang tertera dalam surat kuasa harus jelas dan benar, misalnya nama, usia, pekerjaan, tempat dan tanggal lahir, alamat dan sebagainya yang bersifat penting.
  • Didalam surat kuasa yang telah dibuat harus ada suatu maksud dan tujuan dari pembuatan surat kuasa tersebut. Selain itu harus disertakan juga tanggal pembuatan surat kuasa.
  • Surat kuasa yang telah dibuat akan sah untuk digunakan apabila telah mendapat tanda tangan dari pihak pemberi dan penerima surat kuasa. Khusus untuk surat kuasa dinas harus ditambahkan stempel suatu lembaga atau instansi yang terkait.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh surat kuasa dengan format yang baik dan benar.

 

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

SURAT KUASA

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                                 : Fitri Nur

Jenis Kelamin                  : Perempuan

Tempat / Tanggal Lahir : Bandung, 25 Maret 1985

Agama                                : Islam

Pekerjaan                           : Kasir

Alamat                                : Jl. Anggrek Blok A Bekasi

 

Disebut Pihak Pertama dan selanjutnya :

 

Nama                                 : Muhammad Hasan

Tempat / Tanggal Lahir : Indramayu, 12 Mei 1984

Jenis Kelamin                  : Laki – laki

Agama                               : Islam

Pekerjaan                          : PNS / Guru

Alamat                               : Jl. Anggrek Blok A Bekasi

 

Disebut Pihak Kedua

 

Pihak pertama dengan ini memberi kuasa penuh kepada pihak kedua yang tersebut namanya di atas untuk melakukan penarikan/pencairan uang Gaji atas nama Fitri Nur sejumlah Rp. 1.400.000 ( satu juta empat ratus ribu rupiah ) dengan No Rek : 3976-01-004533-53-8 pada Bank BRI Unit Kembang Tanjung.

Demikianlah Surat Kuasa ini diberikan kepada pihak kedua agar dapat dipergunakan sebagai mana mestinya.

Bandung, 23 Juli 2014

Yang Menerima Kuasa,

 

Muhammad Hasan

Yang Memberi Kuasa,

 

Fitri Nur

 

Contoh Surat Kuasa Perseorangan Pengambilan Ijazah

Surat Kuasa

Pengambilan Ijazah

Saya yang bertanda tangan di bawah ini sebagai pihak 1 :

Nama                              : Pevita Puspita

Tempal/Tanggal lahir : Riau, 01 Januari 1990

NIM                                 : 1231230012

Alamat                             : RT. 10, RW. 03, Pelem, Mandah, Riau

 

Memberikan kuasa kepada pihak 2 :

Nama                              : Dewi Ayuditha

Tempat/Tanggal lahir : Tulungagung, 05 Februari 1990

NIM                                 : 1231230005

Alamat                             : RT. 03, RW. 05, Kenayan, Kedungwaru, Tulungagung

 

Dengan ini pihak 1 memberikan wewenang kepada pihak 2 untuk mewakili pihak 1 dalam :

  1. Pengumpulan buku sumbangan untuk perpustakaan atas nama pihak 1
  2. Pengumpulan jurnal skripsi atas nama pihak 1
  3. Pengambilan transkip nilai atas nama pihak 1
  4. Pengambilan ijazah atas nama pihak 1

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada keterpaksaan dari pihak manapun.

Mohon surat ini digunakan dengan semestinya.

Tulungagung, 14 Oktober 2017

Penerima Kuasa,

 

Dewi Ayuditha

Pemberi Kuasa,

 

Pevita Puspita

Kutipan Dan Kata-Kata Mutiara Bung Karno Yang Sangat Memotivasi

Siapa yang tidak kenal dengan nama Soekarno?, Presiden pertama Republik Indonesia yang memproklamirkan bangsa kita hingga dikenal oleh mancanegara. Sukarno atau biasa disebut Ir....
Situs Abadi
1 min read

Kumpulan Pantun Lucu Yang Bisa Bikin Tertawa

Menurut bahasa Jawa kuno, kata pantun berarti tuntun-atuntun yang ketika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti aturan. Dapat disimpulkan bahwa kata pantun mempunyai makna yang...
Situs Abadi
1 min read

Kata-Kata Inspirasi Dari Para Tokoh Terkenal Dunia

Setiap orang sukses yang kini sedang menjalani kesuksesannya pasti sering mengingat dan membagi setiap pengalaman serta cerita kesuksesan mereka dalam menghadapi semua rintangan. Setiap...
Situs Abadi
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *